Belajar CodeIgniter : Fitur dan Kelebihannya [Lengkap]

Belajar Codeigniter – Setelah sebelumnya kamu mempelajari mengenai Framework Laravel : Apa Itu Laravel Framework ? Fitur Dan Keunggulannya Lengkap. Sekarang kita coba jabarkan Framework kompatriotnya, yakni CodeIgniter atau teman-teman programmer sering menyingkatnya menjadi CI.

Belajar CodeIgniter
Belajar CodeIgniter : Fitur dan Kelebihannya [Lengkap]

Di artikel sebelumnya sudah dijelaskan apa itu Framework, sekarang kita akan coba pelajari dulu fungsi dan kebermanfaatan dari hadirnya Framework.

1. Mempercepat proses pengembangan aplikasi website
2. Relatif mudah, jika ingin men-scale up aplikasi tersebut
3. Pun, mudah jika harus diadakan pemeliharaan (maintain) rutin
4. Karena framework sudah memiliki design pattern tertentu, menjadi sebab mudahnya orang untuk memahami dan mempelajarinya
5. Pasti memiliki fitur keren yang sangat memudahkan programmer dalam membuat aplikasi website

Nah, beberapa orang akan mengacungkan tangannya dan memberikan pertanyaan. “Lantas, perbedaan framework dan content management system (CMS) seperti WordPress apa?“.

Dengan framework kamu lebih memiliki kekuasaan dan kebebasan untuk mengembangkan website ke arah mana.

Berbeda jika kamu menggunakan sebuah CMS, jika kamu sudah menentukan ingin menggunakan CMS WordPress, maka jika pindah, katakan ke Joomla, maka kamu harus install dan konfigurasi CMS Joomla tersebut dari awal lagi. WordPressnya udah gak kepake.

Percaya atau tidak, banyak sistem CMS ternyata dibuat di atas sebuah Framework, hal ini dikarenakan untuk mempermudah pengembangannya, baik dari sisi fitur atau teknis lainnya. Contohnya framework asal Indonesia, yakni Popoji CMS.

Setelah semakin mantap pengetahuan mengenai frameworknya. Sekarang baru mulai mempelajari inti pokok Belajar Codeigniter

Belajar CodeIgniter

CodeIgniter atau disingkat CI, Adalah sebuah framework web aplikasi berbasis bahasa pemrograman PHP yang sangat banyak penggunanya. CodeIgniter lahir dari tangan Rick Ellis pada tahun 2006 silam. Saat ini CodeIgniter sudah mencapai versi 4.

Kehadiran CodeIgniter langsung disambut positif oleh para web programmer. Hadirnya CodeIgniter, membuat proses pengembangan website menjadi lebih mudah, dan menimbulkan semangat yang membara, sesuai logo api yang ada di CodeIgniter.

Sampai-sampai, Rasmus Lerdorf (Pencipta PHP) pun ikut menyukai framework CodeIgniter. Dan pada Agustus, 2008 dalam acara frOScon, Rasmus Lerdorf memuji CodeIgniter dengan menyebutkan bahwa CodeIgniter “Its Faster, Lighter, and the least like a framework“.

Sama dengan framework Laravel, CodeIgniter pun mengadopsi sistem Model View Control (MVC). Kelebihan sistem MVC tersendiri diantaranya adalah strukturisasi yang lebih tertata rapi. Sehingga memudahkan penggunanya, baik dalam hal pengembangan, peningkatan ataupun pemeliharaan.

Fitur-Fitur Framework CodeIgniter

Belajar CodeIgniter
Belajar CodeIgniter : Fitur dan Kelebihannya [Lengkap]

1. Class Email

Seperti namanya, Class Email merupakan fitur yang berkaitan dengan konfigurasi dan administrasi email. Jadi kalau kamu ingin buat aplikasi yang terdapat fitur daftar dan login. Class Email ini penting sekali untuk digunakan.

2. URI Routing

Dalam upaya mengkontrol dan memetakan URL dalam website mu. Dengan CodeIgniter, hal ini menjadi cukup mudah untuk dilakukan dan mudah juga untuk dipahami.

3. Kaya akan Library dan Helper

Kekayaan ini merupakan keunggulan yang utama bagi pengguna CodeIgniter. Umur framework yang semakin bertambah, membuat library dan helper yang tersedia pun harus semakin canggih.

Kelebihan Framework CodeIgniter

1. Minim konfigurasi

Boleh dikatakan, Codeigniter adalah hal konfigurasi cukup minim atau sederhana. Hanya sedikit perubahan dan penyesuaian yang harus diubah dan ditambahkan.

2. Performa yang cepat

CodeIgniter tidak memiliki fitur yang memberatkan load, seperti Object Relational Mapping (ORM) pada Laravel. Sehingga dapat disimpulkan, kecepatan load sebuah website dengan framework CodeIgniter sangat cepat.

3. Ukuran yang kecil

Ukuran framework codeigniter adalah sekitar 2MB, dan itu sudah termasuk dokumentasinya. Hal ini membuat, CodeIgniter tidak mubazir sumber daya deh.

4. Dokumentasi yang lengkap dan mudah dipahami

Sebagai Framework yang sudah terbilang senior, CodeIgniter sudah pasti memiliki dokumentasi yang lengkap dan mudah sekali untuk dipahami, meskipun kamu baru belajar.

5. Komunitas yang tersebar luas

Pengguna CodeIgniter tersebar luas, sehingga memudahkan kamu jika mengalami kebuntuan dan kebingungan dalam mengoprek CodeIgniter.

Penutupan

Mungkin cukup sekian artikel mengenai Belajar CodeIgniter : Fitur dan Kelebihannya. Semoga teman-teman semua bisa mengambil manfaatnya.

Artikel Bonus :

Bonus Artikel Lain

Jika ada yang ingin ditanyakan, jangan sungkan berkomentar. Dan jangan lupa bagikan artikel ini ke akun sosial mediamu.