Remote Working Adalah ? Simak Penjelasan Lengkapnya

Rremote working – Siapa disini yang belum tau tentang Remote Working? Wah sayang sekali, kalau kamu belum tau mengenai Remote Working. remote working adalah sebuah tren kerja yang saat ini sedang booming lhoo.

Bahkan kabarnya, PNS pun akan menerapkan sistem kerja ini. Jadi, buat kamu yang belum tau. Yuk, simak artikel ini sampai selesai.

Dulu, seorang pekerja rutin harus pergi ke kantor setiap pagi dan pulang saat sore. Tetapi saat ini udah gak begitu. Era digital telah merubah segalanya. Sekarang, bekerja bisa darimana saja. Ini disebut bekerja secara remote atau Remote Working.

Remote Working, Apa itu ? Remote Working Adalah …

remote working adalah
Tentang Remote Working, Tren Kerja Era Digital

Remote working adalah sebuah bentuk fleksibilitas dalam bekerja, dimana para pegawainya tidak diharuskan bekerja di kantor alias bisa darimana saja, seperti rumah, kafe atau co-working space.

Remote Working ini bisa menjadi solusi yang ampuh buat kamu yang enggan menghabiskan banyak waktu untuk pergi ke kantor. Jadi, kamu terbebas deh dari yang namanya macet-macetan atau bahkan desek-desekan di transportasi publik.

Seru kan ya? kamu bisa bekerja sambil koloran di rumah, bisa ditemenin doi kalau punya. Dan, berbagai hal indah yang kini mungkin sudah kamu bayangkan hahaha.

Virtual Office, Rahasia Startup MUDAH Memperoleh Legalitas Hukum

Tetapi meski begitu, remote working memiliki beban tanggung jawab yang lebih besar daripada bekerja onsite —langsung di kantor— serta menuntut kamu untuk lebih disiplin dalam memanajemen waktu setiap hari dan berbagai hal lainnya yang turut harus diperhatikan.

Apa aja sih hal-hal yang harus kamu perhatikan sebelum mulai remote working? berikut jawabannya.

5 Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Mulai Bekerja

1. Tetap Menjaga Komunikasi, Meskipun Terhalang Oleh Jarak

kerja remote
Menjaga Komunikasi Ketika Bekerja Remote

Menjaga komunikasi, merupakan hal yang terpenting dalam menjaga hubungan, seperti halnya menjaga hubungan Long Distance Relationship (LDR) dengan doi, yang mewajibkan kamu untuk rutin video call tiap minggu.

Begitupun kamu yang ingin remote working, harus bisa menjaga komunikasi dengan rekan kerja.

Selain kamu aktif chatting melalui Telegram dan Slack. Kamu juga akan sering meeting melalui aplikasi video conference call, seperti Skype, Zoom dan Google Hangout.

2. Takedown Rasa Malas

Mengalahkan Rasa Malas Ketika Bekerja Remote

Malas, penyakit akut yang harus dikalahkan. Tak jarang, karena malas ini kita harus ngaret dalam banyak hal, seperti ngaret kerja, ngampus, janji nonton bioskop dll.

Hal itu akan lebih sulit dikalahkan jika kamu bekerja secara remote working. Kebebasan yang ada malah membuat gravitasi kasur lebih besar dari biasanya, sehingga kamu akan terus menunda-nunda untuk bekerja.

Jam kerja seorang remote working adalah itu tidak tentu, tergantung ketentuan yang dibuat oleh perusahaan. Ada perusahaan yang sudah menentukan jam kerjanya, misal mulai kerja dari jam 9 pagi – 5 sore. Tetapi, ada juga perusahaan yang memberikan kebebasan, seperti “kamu bebas bekerja jam berapa saja, asalkan dalam sehari bekerja 8 jam“.

Tapi, mau gimana pun rekayasa jam kerja itu dibuat. Kalau kamu memang mempunyai rasa malas alias mager yang tinggi ya susah. Jika kamu memang ingin remote working, pastikan kamu bisa men-Takedown Rasa Malas itu. Hamaasah !!

3. Menjadi Bahan Lambe Turah Tetangga

Cibiran Tetangga Ketika Kamu Bekerja Remote

menjadi remote working, kamu akan terlihat seperti seorang pengangguran, SERIUS !!. Saat pagi, ketika orang lain pergi ke kantor, kamu sedang asyik ngopi dirumah. Saat senja, ketika yang lain baru pulang dari kantor, kamu masih sedang menikmati kopi sambil dengar lagu indie.

Hal ini membuat para tetangga secara spontan membicarakan dirimu di grup WA Forum Silaturahmi RT/RW. Eits, itu merupakan penderitaan yang paling ringan atau kasta paling bawah. Kasta paling tingginya, kamu akan dikira pesugihan.

Ketika kamu membeli motor baru, jangan aneh jika ada tetangga yang akan menyindirmu dengan kata-kata “Asyik motor baru, dapet dari hasil pesugihan ya. Eh, keceplosan“.

Tapi, terkadang, hal ini gak cuman datang dari tetangga. Keluarga pun demikian. Untuk menghindari toxic tersebut, pastikan kamu cepat-cepat menjelaskan mengenai remote working adalah apa.

4. Ingat, Ini Bukan Kerja Santuy !!

Remote Working
Kerja Remote Bukan Kerja Santai

Jika kamu berfikir kerja remote merupakan kerja santuy atau santai, ini salah besar. Kamu harus membuang pikiran itu sekarang juga. Dalam kerja remote, justru sebaliknya.

Perusahaan memberikan kemudahan bekerja remote darimana saja, agar kamu dapat bekerja sesuai dengan kenyamanan kamu. Tujuannya tiada lain agar kamu bisa bekerja lebih giat, fokus dan produktif.

Setiap hari, kamu akan diberikan to-do list yang harus tercontreng. Jadi, gak ada istilah “santai ah rebahan dulu, kerja remote ini“.

5. Segera Adaptasi Dengan Budaya Tempat Kamu Bekerja

Tentang Kerja Remote
Pahami Budaya Kantor Dalam Kerja Remote

Jika kamu bekerja remote di perusahaan asal Belanda, maka kamu akan mendapatkan kendala waktu kerja. Waktu Indonesia bagian Barat (WIB) dengan Belanda berbeda sekitar 5-6 jam itu. Hal itu berdampak pada jam berapa kamu mulai kerja. Bisa jadi, kamu baru mulai bekerja pada jam 1 atau 2 siang.

Selain itu, jika kamu bekerja di luar negeri sudahlah pasti kamu harus bisa bahasa Inggris. Jadi, mau gak mau memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup itu sudah menjadi keharusan.

Cara mengetahui Teknologi Yang Digunakan Startup Dunia [ Stackshare ]

Dan berbagai budaya lainnya, setiap tempat kerja memiliki budaya yang berbeda. Jadi, segeralah beradaptasi agar kamu nyaman dalam bekerja.

Kesimpulan

Sekarang, kamu sudah remote working adalah apa. Serta, 5 hal yang harus diperhatikan jika kamu ingin memulai bekerja remote. Jadi, apakah kamu ingin mencoba bekerja secara remote?

Semoga artikel ini bermanfaat. Bagikan ke teman-teman mu agar sama-sama memiliki pengetahuan mengenai kerja remote. Jika ada pertanyaan, jangan sungkan untuk berkomentar dibawah.