Social Engineering Adalah ? Simak Penjelasan Lengkapnya

social engineering adalah ? – Apakah di sini ada yang pernah akun nya terkena retas? entah itu akun sosial media mu atau akun marketplace yang sering digunakan.

social engineering adalah
social engineering adalah

Tapi ketika akun kamu terkena retas, jangan langsung kamu salahkan penyedia atau providernya. Kok gitu sih?

Bukannya jika akun terkena retas berarti keamanan situs atau layanan itu lemah? Bisa jadi begitu, tapi tahukah kamu kebanyakan kasus peretasan itu adalah kesalahan dari si korban itu sendiri?

Kamu harus tau sebuah teknik peretasan yang bernama Social Engineering.

Apa Itu Social Engineering ? social engineering adalah sebuah teknik peretasan dimana seorang peretas berusaha memanipulasi sisi psikologis korban agar memberikan data penting seperti email, kartu kredit, password dll.

Dalam kata lain, si peretas menipu korban secara halus, bahkan terkadang korban tidak menyadari mereka telah tertipu.

Kebanyakan dari kita tidak memiliki edukasi mengenai keamanan data yang cukup, yang hasilnya malah mudah untuk dimanipulasi. Dan ketika semua itu sudah terjadi, si korban malah menyalahkan si situs pelayanannya.

Padahal yang salah ya dia sendiri. Tapi emang sih modus dari teknik Social Engineering (Soceng) itu jitu banget.

Apa Itu Social Engineering Dan Bagaimana Cara Kerjanya

Si peretas biasanya menyamar menjadi seorang petugas dari sebuah sosial media atau marketplace, dan mengirimkan sebuah pesan atau sebuah email, yang isinya bermacam-macam.

Apa itu social engineering
Apa itu social engineering

Tapi yang sering terjadi adalah, si peretas social engineering menipu korban dengan mengatakan bahwa akun sosial media atau akun penting itu dalam diretas. Untuk mengamankan akun, tolong kirimkan nomor 6 digit yang masuk ke dalam sms. Tolong segera kirim, jika tidak maka akun mu akan berpindah tangan ke orang lain.

Contohnya, seorang korban social engineering itu bisa mendapatkan pesan berupa “akun facebook sedang berusaha diretas oleh orang yang tidak dikenal, tolong kirim 6 digit angka yang dikirimkan sebagai verifikasi”.

Nah, saat itu korban social engineering yang panik akan langsung mengirimkan 6 digit angka tersebut. Iming-iming, dengan memberikan 6 digit tersebut, akun akan menjadi aman dari peretas. Ternyata yang terjadi malah sebaliknya.

Yap, akun nya malah kena retas.

Begitulah sedikit cara seorang peretas meretas dengan teknik Social Engineering. Ada beberapa hal yang perlu kamu cermati jika ingin aman dari tindakan seperti ini.

Cara Menghindari Peretasan Social Engineering

1. Jangan pernah berikan 6 digit angka kepada orang yang tidak dikenali, meskipun dia mengenalkan diri sebagai petugas dari sebuah sosial media.

Karena 6 digit angka itu, akan dia gunakan untuk mengganti password akun mu.

Dengan alasan apapun, jangan pernah dikasih, mau modusnya pulsa gratis atau apapun. Bisa jadi, kamu akan diarahkan ke sebuah link, nah ini namanya fake login atau phising. Hati-hati.Jangan berikan jawaban atas pertanyaan keamanan sebuah akun sosial media

2. Jika ada yang menawarkan sebuah modus, tetapi harus memberikan email dan password jangan mau.

Ketika kamu membuat sebuah akun, mungkin pernah ya diminta pertanyaan keamanan beserta jawabannya. Gunanya, jika suatu hari kamu lupa password bisa gunakan pertanyaan keamanan tersebut untuk mendapatkan akses ke akun itu.

Nah, biasanya adalah si peretas social engineering cerdik akan meminta jawaban dari pertanyaan keamanan yang kamu buat. Jika dia sudah mendapatkan, maka dia bisa masuk dan mengambil alih akun kamu.

3. Jika merasa ada masalah dalam keamanan akun, lebih baik hubungi Customer Service terkait.

Ketika kamu merasa ada yang aneh dari akun mu, misalkan menyukai status orang lain padahal gak pernah ngerasa menyukai. Atau tiba-tiba saldo di akun belanja online kamu berkurang secara tiba-tiba.

Jika demikian, langsung saja hubungi Customer Service secepatnya. Untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Biasanya korban dari Social Engineering (Soceng) adalah orang-orang yang memiliki follower yang cukup banyak, toko online yang banyak pembeli serta para orang tua dan remaja yang kelihatannya kurang begitu memahami teknologi atau gaptek.

Selain itu, Social Engineering juga sering digunakan untuk mencuri sebuah website, merebut sistem vital, menerobos keamanan sebuah jaringan dsb.

Social engineering bisa dikatakan adalah satu senjata untuk segala hal.

Penutupan

Mungkin cukup sekian artikel mengenai Apa itu Social Engineering. Semoga bisa menambah informasi bagi kamu semua. dan semoga anda bisa memahami apa itu social engineering dan dapat berhati – hati agar tidak terperangkap dalam peretasan social engineering

Baca Juga :

Artikel Lainnya

Mohon maaf bila ada salah kata.
Terimakasih.